PPs UIN Sunan Kalijaga Lakukan Workshop Revisi Pedoman Penulisan Disertasi dan Tesis
Wakil Direktur Program Pascasarjana (PPs) UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. H. Sutrisno, M. Ag., mengatakan, hasil-hasil riset disertasi maupun tesis sampai saat ini kurang memberikan kontribusi secara nyata terhadap pendidikan di Indonesia maupun kepentingan pembangunan dan pengembangan masyarakat. Hal ini dikarenakan, riset yang dilakukan, kebanyakan tidak terkait dengan permasalahan pendidikan dan problem-problem aktual yang dialami masyarakat. Riset yang dilakukan belum banyak yang berpijak pada peraturan-peraturan ataupun undang-undang yang sedang diterapkan. Riset juga kebanyakan bukan merupakan penelitian tindakan (masih sebantas riset kepustakaan). Agar bermanfaat bagi masyarakat, Riset juga hendaknya dilakukan dengan berpijak pada linieritas, sesuai bidang kajian dan kompetensi peneliti. Artinya, jika ketika proses perkuliahan S1 menekuni bidang tertentu, penelitian yang dilakukan juga pada bidang itu. Maka ketika melanjutkan ke jenjang S2 dan S3, riset bidang itu juga yang diperdalam. Sehingga yang dihasilkan dari bidang tersebut juga sampai mendalam, secara keilmuan juga linier. Maka seorang peneliti akan menjadi ahli, pakar sampai dengan filosof pada satu bidang tertentu dan menjadi problem solver yang komprehenship dan sangat menguasai di satu bidang.
Hal tersebut disampaikan Sutrisno, pada forum workshop revisi penulisan disertasi dan tesis Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, bertempat di ruang presentasi kampus setempat, Selasa, 4 Desember 2012. Selain Sutrisno, Hadir pula Direktur PPs, Prof. Dr. H. Khoiruddin Nasution, Guru Besar Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Abd. Munir Mulkhan, dan Guru Besar Fakultas Syari’ah dan Hukum, Prof. Abd. Salam Arief, sebagai nara sumber.
Menurut Sutrisno, ke depan, PPs UIN Sunan Kalijaga, harus lebih banyak memberikan kontribusi secara nyata bagi pengembangan pendidikan dan masyarakat. Oleh karenanya sedini mungkin harusnya sudah dipetakan tema-tema aktual dan tidak dibuat-buat. Mahasiswa jenjang lanjutan S2 dan S3, juga di gugah keatifitasnya untuk menggali tema-tema yang diprediksi manjadi problem solving bagi permasalahan yang benar-benar di alami masyarakat. Karena-tema-tema yang benar-benar dipertimbangkan secara matang jaga akan menentukan kematangan inteletualitas, kepakaran dan filosof pada bidang tertentu, kata Sutrisno.
Khoiruddin Nasution memaparkan, Pedoman penulisan Tesis dan Disertasi yang dimiliki PPs UIN Sunan Kalijaga, terus direvisi setiap pergantian tahun akademik, hal ini agar mutu hasil hasil penelitian tesis dan disertasi para Mahasiswa S2 dan S3 terus membaik. Ke depan diharapkan, hasil hasil penelitian dari para Mahasiswa S2 dan S3 PPs UIN Sunan Kalijaga lebih banyak lagi mengangkat masalah-masalah kekinian dengan melakukan penelitian tindakan, tinjauannya lebih komprehenship dan konsisten pada paradigma keilmuan UIN Sunan Kalijaga yang integratif-interkonektif, demikian papar Khoiruddin. Munir Mulkhan menambahkan, revisi Pedoman penulisan Tesis dan Disertasi, hendaknya diarahkan untuk bisa menggugah para mahasiswa S2 dan S3 melakukan penelitian yang beragam, mengembangkan keilmuanya agar mampu mengaktualkan untuk masyarakat, menjadi inteketual dan pakar yang berbudaya dan memantapkan keilmuannya menjadi semakin bijaksana ke arah filosof.
Berita
- UIN SUNAN KALIJAGA KEMBANGKAN KERJASAMA DENGAN AMERICAN UNIVERSITY
- Hasil Riset Doktoral Asyhuri Pola Pendidikan Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki Dikenal Sampai Amerika
- Indonesia Rindu Perempuan Tangguh dan Berkarakter
- Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Kembali Ukir Prestasi
- Penyerahan Beasiswa LAZNAS BSM Kepada Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga