IMG-20250630-WA0158.jpg

Senin, 23 Juni 2025 09:18:00 WIB

0

Rapat Kerja DWP UIN Sunan Kalijaga 2025 Integrasikan Tujuh Bidang Strategis untuk Penguatan Peran Perempuan

Rapat Kerja DWP UIN Sunan Kalijaga 2025 Integrasikan Tujuh Bidang Strategis untuk Penguatan Peran Perempuan

Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Rapat Kerja (RAKER) Tahun 2025 pada Sabtu (21/6/2025) di Ruang Pertemuan Lantai 1 PAU UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang pengurus dan dipimpin langsung oleh Ketua DWP UIN Sunan Kalijaga, Prof. Euis Nurlaelawati Noorhaidi.

Dalam sambutannya, Prof. Euis menegaskan bahwa rapat kerja ini merupakan momentum penting untuk merancang langkah-langkah strategis, tidak hanya untuk tahun berjalan, tetapi juga untuk jangka panjang. Hal tersebut dilakukan demi mewujudkan visi DWP sebagai organisasi perempuan yang mandiri, aktif, dan berdaya guna dalam mendukung pembangunan nasional melalui tujuh bidang utama.


Rapat Kerja tahun ini memfokuskan pembahasan pada pendidikan sebagai pilar transformasi, dengan menempatkan pendidikan sebagai kunci perubahan sosial. DWP UIN Sunan Kalijaga berkomitmen menjadi pelopor dalam memperluas akses dan kualitas pendidikan bagi anak-anak maupun perempuan melalui pendekatan pembelajaran sepanjang hayat serta kesetaraan gender dalam pendidikan. Penguatan kolaborasi pendidikan juga menjadi agenda strategis yang diwujudkan dalam kerja sama triwulan dengan DWP fakultas, penyelenggaraan seminar bertema isu ASN dan kepensiunan, serta kemitraan dengan lembaga eksternal seperti ISLaMS. 


Di bidang ekonomi, DWP UIN Sunan Kalijaga menekankan penguatan ekonomi berbasis komunitas dengan mendorong kewirausahaan perempuan yang inklusif dan berbasis komunitas. Perencanaan ekonomi kreatif dirancang secara terstruktur melalui penyediaan menu gratis pada kegiatan tertentu, penyelenggaraan bazaar, serta pengelolaan program simpan pinjam internal untuk mendukung kemandirian ekonomi anggota. Sementara itu, pada bidang sosial budaya dan nilai kebangsaan, DWP berupaya memperkuat jati diri budaya dan solidaritas sosial di tengah tantangan globalisasi dengan memanfaatkan kekuatan modal sosial melalui penguatan jaringan, nilai, dan norma, serta menekankan pentingnya toleransi, kebersamaan, dan solidaritas sosial.

Partisipasi menjadi nilai penting dalam pelaksanaan program DWP, di mana keberhasilan kegiatan diukur dari tingkat partisipasi anggota, keberlanjutan program, dan dampak sosial yang dihasilkan bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar. Selain itu, kebugaran dan kesehatan juga menjadi prioritas program melalui kegiatan senam sehat setiap dua bulan sebagai medium kebugaran sekaligus kebersamaan, yang disinergikan dengan kegiatan sosial lain untuk meningkatkan kualitas hidup anggota DWP.

RAKER DWP UIN Sunan Kalijaga 2025 ditutup dengan penetapan hasil pleno yang menjadi dasar implementasi program kerja sepanjang tahun. Prof Euis berharap seluruh bidang dapat menjalankan peran dan fungsinya secara optimal demi kemajuan organisasi. “Semoga rapat kerja ini menghasilkan keputusan yang strategis, solutif, dan membawa manfaat luas,” pungkasnya.

Dengan integrasi tujuh bidang programatik tersebut, DWP UIN Sunan Kalijaga berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata dalam pemberdayaan perempuan serta pembangunan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.(humassk)