*RENUNGAN DI PAGI HARI (77)*
Kalender Hijriah Global Turkiye (KHGT) merupakan upaya intelektual dan sosial untuk mendamaikan perbedaan pola pikir umat Islam dalam penentuan awal bulan kamariah. Dalam konteks ini, pandangan Jusuf Kalla tentang peran pendamai menjadi sangat relevan.
Menurutnya, seorang pendamai harus memahami persoalan secara menyeluruh dan mampu melihat pola pikir pihak-pihak yang berbeda secara komprehensif. Untuk itu, diperlukan keterbukaan intelektual melalui pembacaan berbagai literatur yang mewakili pandangan dari setiap pihak. Hasil bacaan tersebut akan memperkaya wawasan dan membantu memahami akar persoalan dengan lebih objektif. Terkait KHGT, para ahli yang berperan sebagai pendamai sebaiknya tetap menjaga posisi netral.
Tugas utama mereka adalah memahami secara objektif pandangan pihak yang telah menerima maupun yang belum dapat menerimanya. Tetapi berusaha memahami baik pandangan pihak yang telah menerima maupun pihak yang belum dapat menerimanya. Sikap ini menuntut profesionalisme, kedewasaan berpikir, dan kematangan moral. Pendekatan yang terbuka dan ilmiah akan menghindarkan perdebatan emosional yang justru menjauhkan umat dari tujuan persatuan.
Apabila titik temu belum ditemukan, perbedaan pandangan tidak perlu dipaksakan untuk disatukan secara tergesa-gesa. Perbedaan justru dapat menjadi ruang pembelajaran bersama untuk memperkuat dialog dan saling memahami.
Diskusi dapat dilanjutkan pada waktu lain dengan suasana yang tenang, gembira, dan saling menghargai. Dengan demikian, KHGT bukan semata proyek teknis penyeragaman kalender, melainkan sarana membangun harmoni, menumbuhkan saling pengertian, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah menuju peradaban umat yang berkeadaban dan bersatu.
*JANGANLAH MENGAMBIL KEPUTUSAN SEBELUM MENDENGAR*
*KEDUA BELAH PIHAK*
Aristophanes